Perintah Dasar Sistem Operasi Linux (2)

Panduan Praktis: 50+ Perintah Dasar Linux untuk Pemula

Belajar Linux bukan tentang menghafal ribuan perintah, melainkan tentang membiasakan diri. Video ini membagi perintah dasar ke dalam beberapa kategori utama untuk memudahkan proses belajar.

1. Perintah Bantuan & Navigasi Dasar

  • man [perintah]: Menampilkan buku manual lengkap untuk suatu perintah.
  • [perintah] --help: Menampilkan ringkasan bantuan yang lebih singkat.
  • alias: Membuat nama samaran untuk perintah yang panjang. Agar permanen, simpan di file .bashrc.
  • pwd: Mengetahui posisi direktori aktif saat ini (Print Working Directory).
  • cd: Berpindah direktori. Gunakan cd .. untuk mundur satu langkah atau cd ~ untuk kembali ke home.

2. Manajemen File dan Direktori

  • ls: Melihat daftar file. Gunakan ls -lh untuk melihat ukuran file dalam format yang mudah dibaca (KB/MB).
  • mkdir: Membuat direktori baru.
  • touch: Membuat file kosong.
  • cp: Menyalin file atau direktori (gunakan -r untuk folder).
  • mv: Memindahkan file atau mengubah nama file (rename).
  • rm: Menghapus file. Gunakan rm -rf untuk menghapus folder beserta isinya.

3. Informasi Sistem & Hardware

  • uname -a: Menampilkan informasi lengkap mengenai kernel dan sistem.
  • uptime: Melihat berapa lama sistem telah berjalan sejak dinyalakan.
  • free -h: Menampilkan status penggunaan memori (RAM).
  • lscpu: Melihat informasi detail mengenai prosesor (CPU).
  • lsblk: Menampilkan informasi mengenai perangkat penyimpanan/hardisk.

4. Manajemen Jaringan

  • ip addr: Menampilkan alamat IP perangkat.
  • nslookup: Mengecek alamat IP dari sebuah domain (misal: google.com).
  • curl: Melakukan request ke sebuah URL atau mengecek status website.
  • wget: Mendownload file langsung dari internet melalui terminal.
  • scp: Mengirimkan file antar server secara aman melalui protokol SSH.

5. Keamanan & Permission (Hak Akses)

Linux sangat ketat soal hak akses file yang dibagi menjadi: User (u), Group (g), dan Others (o).

  • chmod: Mengubah izin akses file (contoh: chmod 777 untuk akses penuh).
  • chown: Mengubah kepemilikan file atau direktori ke user lain.

6. Manajemen Proses

  • top: Menampilkan proses yang sedang berjalan secara real-time.
  • ps -ef: Menampilkan daftar seluruh proses yang aktif.
  • kill [PID]: Menghentikan paksa sebuah proses berdasarkan ID-nya.
  • nohup: Menjalankan perintah di latar belakang (background) agar tetap berjalan meski terminal ditutup.

7. Instalasi Aplikasi

Setiap keluarga Linux memiliki pengelola paketnya sendiri:

  • Keluarga Debian/Ubuntu: Menggunakan apt install [nama_aplikasi].
  • Keluarga RedHat/CentOS: Menggunakan yum install [nama_aplikasi].

Kesimpulan: Kunci sukses menguasai Linux adalah praktek langsung. Mulailah dari perintah navigasi dan manajemen file, lalu berlanjut ke konfigurasi sistem yang lebih kompleks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *